Karpet lantai, walaupun diakui elemen dekorasi semata, namun memberi efek penting terhadap tampilan visual ruang secara keseluruhan. Ruangan sempit dapat merasa lebih lega bersama karpet polos berwarna cerah atau motif garis bersama posisi yang tepat.

Sebaliknya, ruangan luas dapat merasa lebih cozy bersama karpet berukuran agak besar, bermotif lingkaran, berwarna gelap, atau bertekstur bulu.

 

Sebelum belanja karpet, sebaiknya kenali pernah kegunaan dan spesifikasinya sehingga dapat menentukan bahan, motif, warna, dan ukuran yang tepat. Mari simak tips menentukan karpet lantai sehingga ruangan minimalis lebih nyaman dan menyenangkan!

 

 

1. Sesuaikan Karpet Lantai bersama Tema Ruangan
Karpet bergaya Bohemian bersama motif yang ramai, tidak sesuai diterapkan terhadap ruang yang sempit. Jika sesungguhnya tema colorful yang diinginkan, pastikan warna-warna yang digunakan tidak bertabrakan atau benar-benar ramai. Perhatikan pula warna furniture, lantai, dinding, dan langit-langit. Ingatlah bahwa karpet yang akan dipilih wajib menyatu bersama elemen ruang lainnya.

 

 

Mau cari keramik ? cek kesini : Titanium Granite Grand Luxe 80×120

 

 

2. Sesuaikan Karpet Lantai bersama Fungsi Ruangan
Karakter ruang bersama kesibukan dan intensitas pemanfaatan yang berbeda, dan juga kebutuhan penciptaan situasi yang tidak serupa pula, menuntut pemilihan karpet yang spesifik. Karpet berbulu pendek dan memiliki kualitas baik, sebaiknya ditempatkan di ruang keluarga, sehingga keluarga dapat berkumpul dan duduk di atasnya bersama nyaman. Karpet yang bahannya enteng dibersihkan, sesuai melengkapi ruang makan dan dapur. Sedangkan, karpet yang padding-nya tidak licin, sesuai untuk kamar mandi.

 

 

Karpet lantai dapat ditempatkan di antara lemari dapur. Jadi, ibu selamanya merasa nyaman walaupun berdiri lama pas memasak. Penempatan motif garis tegak lurus bersama lantai karpet memicu dapur terkesan lega.

 

 

3. Ukuran Karpet Lantai Harus Seimbang bersama Ukuran Ruang
Ukuran yang benar-benar kecil akan menimbulkan kesan seolah-olah hanya elemen dekorasi yang asal menjadi saja, dan tidak berpengaruh terhadap ruang sesuai yang diinginkan. Begitu terhitung sebaliknya, ukuran karpet yang benar-benar besar, alih-alih memicu ruang nyaman dan elegan, tambah memicu ruang sempit dan merasa sesak. Sebaiknya, ukuran luas karpet maksimal tidak melebihi separuh luas ruangan.

 

 

Cara efisien untuk menentukan ukuran karpet adalah manfaatkan penempatan furniture. Karpet untuk ruang makan, setidaknya ukurannya cukup untuk menjadi alas meja makan dan kursi makan ketika diduduki. Untuk kamar tidur, ukuran karpet sebaiknya dapat menjadi alas kaki ketika naik dan turun dari daerah tidur dari ketiga sisi.

Jika karpet ditempatkan di atas lantai keramik, manfaatkan kuantitas ubin untuk memperkirakan ukuran karpet.

 

4. Sesuaikan Motif Karpet Lantai bersama Ruangan
Polos atau bermotif? Untuk menentukan motif karpet, memperhatikan kebutuhan ruang. Jika ruang telah penuh bersama perabotan, pilihlah karpet polos bersama 1 warna, seperti putih dan krem, sehingga ruang merasa lebih lapang. Jika ruangan benar-benar polos bersama warna monoton, pilihlah karpet bermotif yang dapat menjadikan perabotan di atas karpet sebagai point of interest. Kamar tidur anak-anak akan lebih ceria bersama motif playful yang berwarna-warni atau gambar-gambar kartun.

 

 

Ruang yang sempit, akan tampak lega secara visual, berkat karpet polos, atau karpet motif garis. Ukuran pola yang besar memicu ruang tampak lega. Sedangkan pola kecil, memicu ruang tampak penuh dan sempit. Namun, konsep ini bukan bermakna tidak boleh memasang karpet bermotif bunga-bunga kecil bersama pola kecil di ruang yang sempit. Faktor pendukung lain seperti cermin dan gorden, dapat memanipulasi visual dan memicu ruang lebih lapang.

 

 

5. Karpet Lantai Warna Cerah bersama Motif Polos Menciptakan Tampilan Visual Lebih Luas
Tak dipungkiri lagi, warna berperan penting terhadap tampilan visual ruang. Warna gelap memberi kesan berat namun elegan. Warna terang yang netral beri tambahan tampilan lebih enteng dan lapang. Warna kontras memicu ruang merasa lebih hidup dan menyenangkan.

 

 

Warna karpet yang senada bersama furniture dan kontras bersama dinding yang gelap, menciptakan ruang yang menarik, terkesan hidup, sekaligus tampil elegan.

 

 

6. Pilih Bahan Karpet Lantai Sesuai Kebutuhan
Kebutuhan kegunaan dan kenyamanan sesungguhnya aspek utama pas menentukan karpet. Namun, bahan terhitung wajib diperhatikan type dan teksturnya sehingga tidak mengganggu kesehatan, lebih-lebih jika ada anggota keluarga yang mengidap asma atau enteng alergi. Bahan wol sering dijadikan karpet sebab enteng dibersihkan, tahan api, dan abrasi. Selain itu, hangat dan awet, tampilannya pun elegan. Harga bahan wol terhitung tergantung kualitasnya. Sintetik tiruan wol atau acrylic, harganya lebih murah.

 

 

Pilihlah bahan yang lebih kesat untuk karpet di daerah yang aktivitasnya tinggi. Biasanya karpet bulu nyaman diduduki sebab tebal dan hangat, namun tidak sesuai ditempatkan di semua ruang. Karpet berbahan kain biasanya memiliki kualitas baik dan enteng dibersihkan, namun condong tidak benar-benar empuk.

Nilon, bahan terawet dari semua serat sintetis, warna dan teksturnya tahan lama. Modacrylic serupa acrylic bersama harga lebih mahal sebab dicampur type serat acrylic lainnya. Olefin (polypropylene) tahan lama, sesuai ditempatkan di daerah sirkulasi yang padat, tahan kelembaban, abrasi jamur. Harga olefin pun tidak mahal bersama tampilan paling menarik di kelas serat sintetis. Polyester, type bahan karpet ini benar-benar tahan lama namun tidak sehangat bahan lainnya. Sisal, bahan karpet berpola tenun bersama warna-warni alami yang minimalis bersama harga terjangkau.

 

 

7. Atur Posisi Furniture di Atas Karpet Lantai
Ada tiga posisi yang dapat dijadikan petunjuk perletakan furniture di atas karpet. Pertama, semua kaki furniture menginjak karpet, seandainya keempat kaki meja makan. Kedua, hanya kaki depan menginjak karpet, seandainya kaki sofa. Ketiga, tidak ada furniture di atas karpet. Posisi ini diterapkan jika karpet licin atau berukuran kecil.

 

 

Sebenarnya, obyek memposisikan dan mengkombinasikan karpet bersama furniture adalah agr terbentuk kesatuan dan desain ruang merasa mengalir. Inilah sebabnya, pemilihan karpet yang tepat benar-benar penting.

 

8. Pilih Karpet Lantai yang Mudah Perawatannya
Biaya mempunyai karpet tidak berhenti ketika membelinya. Perawatannya pun dapat mengambil anggaran dan waktu. Pelajari perawatan yang diperlukan tiap tiap bahan, atau tanyakan terhadap penjual. Sebaiknya, pilihlah bahan yang enteng perawatannya.

 

 

Selain menghemat biaya, karpet yang enteng dibersihkan bermakna safe bagi kesehatan. Karpet yang menyerap banyak debu, pasti memicu ruangan merasa pengap. Meski bahan organik seperti wol dan rami diakui lebih sehat, perawatan tertata diperlukan untuk bersihkan kotoran yang terperangkap. Perhatikan terhitung bahan pewarna karpet. Pewarna kimia yang enteng pudar, tak hanya tidak aman, terhitung dapat menimbulkan iritasi terhadap kulit.

By toha