Perbedaan Vaksin Corona Sinovac, Sinopharm dan AstraZeneca

Sampai sekarang ini Indonesia memakai tiga tipe vaksin Corona yaitu vaksin Sinovac, vaksin Sinopharm, dan vaksin AstraZeneca untuk tekan penyebaran COVID-19.

Dapatkan informasi terbaru dan terpopuler hanya di Berita Maluku.

Sekarang ini, vaksinasi telah masuk tahapan ke-3 yang mengarah warga umum. Meskipun begitu, barisan dengan liabilitas tinggi lebih diprioritaskan seperti orang dengan masalah jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas. Demikian pula lanjut usia yang belum semua mendapatkan vaksinasi Corona.

Perbedaan Vaksin Sinovac, Sinopharm dan AstraZeneca

Dari ke-3 tipe vaksin Corona yang dipakai di Indonesia, ini daftar efikasi sampai efeknya.

Vaksin AstraZeneca

1. Efikasi

Merujuk pada study di Lancet, tes medis tahapan ketiga di Brasil, Afrika Selatan, dan Inggris memperlihatkan efikasi vaksin COVID-19 AstraZeneca capai 70,4 %.

Sedang WHO mengatakan vaksin AstraZeneca 63,09 % sanggup menahan tanda-tanda pada infeksi COVID-19.

2. Efek

Komnas Peristiwa Ikut-ikutan Saat Imunisasi (KIPI) mengatakan jika sampai Mei 2021, ada sekitaran 9.000 kasus KIPI non-serius dan 18 kasus KIPI serius saat pemberian vaksin AstraZeneca. Keluh kesah non-serius meliputi demam, ngilu, mual, sampai capek.

Tetapi, vaksin AstraZeneca seringkali diperhitungkan memacu kasus pembekuan darah, ditambah pada yang menerima vaksin berumur muda.

3. Jumlah dan jeda pemberian

Penyuntikan jumlah 1 dan 2 vaksin AstraZeneca bersela waktu 12 minggu atau sekitaran tiga bulan. Penetapan waktu ini merujuk pada study mengenai jeda terbaik untuk efikasi vaksin terbaik.

“Jeda di antara 8-12 minggu terkait dengan efikasi vaksin yang lebih bagus,” jelas WHO dalam situs sah.

Vaksin Sinopharm

1. Efikasi

Uji medis babak 3 yang sudah dilakukan pada lebih dari 42.000 subyek di Uni Emirat Arab dan beberapa negara memperlihatkan, efikasi vaksin Sinopharm sejumlah 78,02 %. Berdasar pengukur imunogenitas vaksin sesudah 14 hari penyuntikan jumlah kedua, 98,09 % orang dewasa dan 97,62 % lanjut usia alami pembangunan anti-bodi.

Berkaitan imunogenesitas, 99,52 % orang dewasa dan 100 % lanjut usia memperlihatkan pembangunan anti-bodi yang bisa menetralisasi virus SARS CoV-2.

2. Efek

Kepala BPOM, Penny K Lukito menyebutkan, efek vaksin Sinopharm dapat ditolerir secara baik. Frekwensi peristiwa masing-masing efek ialah 0,01 % atau jarang.

Efek lokal enteng meliputi merasa sakit dan kemerahan. Sedang efek mekanismeik meliputi sakit di kepala, ngilu otot, diare, dan batuk.

3. Jumlah dan jeda penyuntikan

“Tanda-tanda yang disepakati untuk membuat anti-bodi yang memberinya kebal untuk menantang virus SARS CoV-2 dan menahan COVID-19 ke orang dewasa di atas 18 tahun, dengan pemberian 2 jumlah pada durasi waktu 21-28 hari,” terang Penny dalam info sah, Selasa (18/5/201).

Info Menteri Kesehatan pada 11 Mei 2021 mengatakan, 1 jumlah vaksin Sinopharm dalam program Gotong Royong dengan harga Rp 321.660 (tiga ratus dua puluh satu ribu enam ratus enam puluh rupiah), dengan biaya servis vaksinasi sejumlah Rp 117.910 per jumlah.

Vaksin Sinovac

1. Efikasi

Belakangan ini, vaksin Sinovac mendapatkan ijin pemakaian genting (EUL) dari WHO. Maknanya, Sinovac dipandang penuhi standard syarat internasional berkaitan kualitas dan keamanannya.

Berdasar hasil tes medis, Tubuh Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan efikasi Sinovac sejumlah 65,3 %. Angka ini penuhi syarat WHO yaitu di atas 50 %.

Penelitian awalnya pada tenaga medis di DKI Jakarta yang memperoleh vaksin Sinovac memperlihatkan efektifitas di dunia riil sebesar 90 % lebih.

2. Efek

Tes medis di Bandung memperlihatkan efek Sinovac memiliki sifat enteng sampai sedang.

Efek lokal yang biasa terjadi meliputi:

  • ngilu
  • indurasi atau iritasi
  • kemerahan
  • bengkak.

Sedang efek mekanismeik berbentuk:

  • myalgia atau ngilu otot
  • fatigue atau atau kecapean
  • demam.

3. Jumlah dan jeda penyuntikan

Vaksin COVID-19 Sinovac mempunyai jumlah 0,5 ml per penyuntikan, dalam jarak penyuntikan pertama sampai ke-2 28 hari pada dewasa berumur 18-59 tahun.