Negara bagian New York menunjukkan bakal melarang tehnik pengeboran minyak dan gas yang dikenal sebagai fracking, sehabis muncul laporan yang menyoroti risikonya terhadap kebugaran dan lingkungan hidup.

Metode perekahan hidrolik (hydraulic fracturing) udah memarakkan bahan bakar fosil di Amerika Serikat, menambah memproduksi energi di didalam negeri dan mengurangi impor.

Tetapi laporan mengenai pencemaran air dan kebocoran gas di dekat sumur-sumur fracking udah memicu tentangan kuat terhadap tehnik tersebut.

Laporan itu menyatakan bisa saja dampaknya terhadap kualitas udara dan air, efek kebugaran yang belum jelas, meningkatnya risiko gempa bumi, serta persoalan kebisingan dan selanjutnya lintas mengenai bersama dengan proyek-proyek fracking. Disebutkan pula bahwa tidak memadai banyak Info untuk menentukan apakah risikonya sebanding bersama dengan manfaatnya.

Teknik ini ditunaikan bersama dengan pemompaan air, pasir dan bahan-bahan kimia bersama dengan tekanan tinggi ke susunan bebatuan jauh di bawah permukaan tanah. Perekahan bebatuan itu bakal membiarkan minyak dan gas yang terjerat di dalamnya menggunakan flow meter lc.

Industri perminyakan menyebut larangan itu berlatar belakang politik dan menyesatkan. Dewan Perminyakan Negara Bagian New York Rabu menunjukkan bahwa beragam regulasi udah memelihara kebugaran dan lingkungan hidup. Disebutkan pula bahwa perekahan hidrolik bisa memberi faedah ekonomi yang besar bagi negara bagian tersebut.

By toha