aliran di pesisir laut Pulo Merah pas menantang sampai menjangkau 3-5 m serta membentuk salah satu tempat idaman untuk penggemar olah-raga selancar (Surfing).

pemimpin negara INSA ataupun Assosiasi Selancar Indonesia, Jro Made Saputra Karang mengatbakal,”Pemansertagan serta aliran di pesisir laut Pulo Merah yakni salah satu yang terbaik di Indonesia”.

bagi Jro Made, idiosinkrasi pesisir laut Pulo Merah ketimbang dengan pesisir laut-pantai yang ada di Indonesia merupakan alirannya sungguh berteman maka mampu  untuk para peselancar pendatang baru, pemula sampai handal dengan ketinggian rata-rata 2 m. berselisih dengan pesisir laut Plengkung ataupun G-Land ataupun pantai-pantai di Bali yang cuma mampu di nikmati oleh Peselancar handal. melainkan itu pesisir laut Pulo Merah sungguh gampang guna di akses dengan hal jalur yang halus dan juga dekat dengan pemukiman populasi.

Dasar pantai serta tidak mempunyai banyak karang maka sungguh terjamin guna para peselancar ketimbang dengan ombak pesisir laut Kuta. aliran di pesisir laut Pulo Merah lebih menantang maka mengharuskan para peselancar melaksanakan muslihat di dalamnya.

akses menuju pulau juga terbilang mudah, ditambah para turis yang berasal dari kota jakarta, jasa pengaspalan jakarta telah turut andil dalam pembangunan infrastruktur agar terciptanya kegiatan ini

turnamen Selancar universal

Pada bertepatan pada 24 sampai 26 Mei 2013 diadakan adu selancar di Pulau Merah, adalah Banyuwangi International Surf Competition 2013 yang diiringi oleh 15 negeri. adu selancar ini terdiri dari 3 bagian adalah, bagian universal, bagian nasional, serta bagian lokal.

Indonesian Surfing Association (INSA) memperkirakan turnamen selancar universal yang dilaksanakan negara Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, di pesisir laut Pulau Merah ini, akan kian memopulerkan pokok darmawisata itu ke rakyat mayapada.

turnamen selancar universal di pesisir laut Pulau Merah dibuka Menpora Roy Suryo, diiringi kurang lebih 25 akseptor dari 20 negeri dan lebih kurang 100 peselancar lokal dari bermacam wilayah di Indonesia

seleksi pesisir laut Pulau Merah selaku destinasi terkini buat tujuan tamasya di Banyuwangi, lantaran kemampuan arus serta support alamnya yang tengah asli serta amat menawan. sepanjang ini, para peselancar handal mancanegara sudah mengetahui Banyuwangi melewati kemolekan arus di pesisir laut Plengkung ataupun lebih diketahui dengan sapaan “G-Land”.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di dasar kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas memberikan kepedulian penuh pada pengembangan wilayah tamasya ini, salah satunya dengan menyervis akses jalur mengarah posisi. Pada akhir 2012 berlanjut, Pemkab Banyuwangi sudah memublikasikan pesisir laut Pulau Merah ke bumi global melewati penajaan kancah  tanding balap sepeda “Banyuwangi Tour de Ijen”. saat sebelum terdapatnya “Tour de Ijen”, akses jalur mengarah pesisir laut Pulau Merah cukup berat, berbentuk jalur berbatu yang melewati wilayah perkebunan karet serta cokelat kepunyaan PTPN XII.