Tiga Cerita Rakyat Menarik dari Sumatera

Pulau sumatera menyimpan banyak sekali cerita rakyat mengingat budaya bercerita sangat kuat di pulau ini. Dalam kesempatan ini, kami bermaksud untuk mengemukakan cerita rakyat Sumatera  terbaik yang dari wilayah Sumatera.

Semoga dengan memposting cerita rakyat dari Sumatera ini dapat menjadi referensi bagi adik-adik maupun orang tua dalam mengenalkan cerita rakyat dan nilai-nilai budi pekerti yang terkandung di dalamnya.  Selamat membaca.

Asal Mula Simalungun

Dulu, di daerah Daerah Nagur, ada sebuah kerajaan kecil namanya Tanah Djawo. Satu saat, beberapa ribu tentara yang tidak dikenali aslinya tiba serang kerajaan itu. Sesudah kian waktu, kerajaan itu kalah. Raja juga mau tak mau selamatkan diri bersama masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, raja dan masyarakat datang di Sahili Misir, sekarang dikenali sebagai Pulau Samosir. Mereka juga tinggal dan buka tempat. Hidup mereka mulai teratur. Satu saat, mereka kangen desa halaman. Mereka juga melangsungkan permufakatan.

“Siapa antara kalian yang ingin balik ke Daerah Nagur?” bertanya seorang sesepuh. Dengar pertanyaan itu, beberapa peserta malas untuk kembali.

“Apa kalian tidak kangen pada desa halaman?” bertanya sesepuh itu kembali.

“Maaf, sesungguhnya kami kangen. Tetapi kami telah nyaman dan kerasan tinggal di pulau ini. Apalagi, siapakah yang akan jaga hewan ternak dan kebun bila semua balik ke desa halaman?” jawab salah seorang masyarakat. Jawaban itu diokein oleh masyarakat yang yang lain ingin tinggal. Mereka terpecah dalam dua barisan.

Lalu, masyarakat yang berkemauan balik ke desa halaman selekasnya melangsungkan penyiapan sekedarnya. Sesudah siap, mereka pergi ke arah Daerah Nagur. Sesudah beberapa hari, mereka datang di Daerah Nagur. Saat datang, beberapa masyarakat kelihatan menangis. Beberapa rumah mereka sudah tidak ada. Cuman tumbuhan semak-belukar dan pohon-pohon.

“Sima-sima nalungun,” kata mereka.

Semenjak itu Daerah Nagur berbeda nama jadi Sima-sima Nalungun, yang memiliki arti wilayah sunyi sepi. Makin lama, beberapa orang mengatakan Simalungun.

Cerita Lebai Malang

si-lebai-malang

Lebai ialah seorang guru agama. Tempat tinggalnya di pinggir sungai. Satu hari, dia mendapatkan undangan acara pesta dari 2 orang kaya di dusun tetangga. Mereka dari Dusun Hilir dan Dusun Hulu. Sayang, acara pesta itu diselenggarakan di saat bertepatan.

Pak Lebai pikirkan untung dan rugi dari ke-2 undangan itu. Bila di Dusun Hilir, dia tentu mendapatkan dua kepala kerbau, tetapi masakannya kurang nikmat. Sementara di Dusun Hulu, masakannya nikmat, tetapi cuman mendapatkan satu kepala kerbau.

Pada akhirnya, Pak Lebai mengayuh sampannya ke arah Dusun Hilir. Tetapi di tengah-tengah jalan, dia mengganti maksudnya ke Dusun Hulu. Demikian nyaris, dia menyaksikan beberapa tamu yang ke arah Dusun Hilir.

Kelompok Narasi Rakyat Sumatera Terbaik Tamu itu menjelaskan jika kerbau yang disembelih Dusun Hulu kurus. Dia juga mengganti arah sampannya ke arah Dusun Hilir. Sesampai, dia sedih karena beberapa tamu telah bergerak pulang. Acara pesta telah usai.

Pak Lebai segera mengayuh sampannya ke arah Dusun Hulu. Tetapi sayang, acara pesta juga usai. Dia sedih karena tidak mendapatkan apapun. Karena kegetiran nasibnya, dia dikasih panggilan Lebai Malang.

Menarik bukan narasi yang kami mengambil dari kelompok narasi rakyat sumatera barusan. Simak juga narasi rakyat nusantara terbaik yang lain yah.

Sabai Yang Aluih

Keluarga Rajo Babanding tinggal dalam suatu rumah bersudut empat di seputar hulu sungai Tangkai Agam, Padang Tarok.

Sabai Yang Aluih ialah putri pertama dari pasangan Rajo Babanding dan Sadun Saribai.

Dia memiliki adik lelaki yang ganteng namanya Mangkutak Alam.

Sabai Yang Aluih mempunyai makna Sabai yang Halus atau lembut.

Selain mempunyai wajah yang elok, Sabai mempunyai budi pekerti baik, sopan dalam bicara dan hormat ke ke-2 orangtua.

Berlainan dengan adik lelakinya, Mangkutak Alam, yang mempunyai karakter pemalas, Sabai dikenali rajin menolong ke-2 orang tuanya.

Kecantikan Sabai Yang Aluih sudah tersebar sampai ke daerah lain.